Pensiunan Guru Ditemukan Tewas di Sungai Ule
Kota Bima, Sekilasinfontb.net.- Warga digegerkan dengan penemuan mayat mengapung di aliran sungai perbatasan Kelurahan Ule dan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Mayat itu diketahui merupakan pensiunan guru SMA yang dilaporkan hilang selama dua hari.
"Setelah turun salat Jumat tadi ditemukan mengapung," ucap Fachruddin (40), seorang warga di lokasi, Jumat (22/5/2026).
Warga nampak berbondong- bondong ke lokasi menyaksikan kondisi jasad yang mengapung tersebut. Sementara itu, sejumlah orang tampak saling berpelukan sembari menangis histeris di pinggir sungai.
Mereka diketahui adalah kerabat atau keluarga dekat pensiunan guru itu. Warga lainnya, Syafruddin (40), mengungkapkan mayat mengapung itu adalah Muhammad Kasim.
Menurutnya, pihak keluarga juga sudah mengenali sosok mayat pria tersebut. Ia menyebut pensiunan guru SMA itu tinggal di Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule.
"Kalau dilihat ciri-cirinya, korban adalah warga di sini," kata Syafruddin.
Warga setempat juga mengenal Muhammad Kasim sebagai imam salat di beberapa masjid dan musala di Kota Bima.
Syafruddin membenarkan bahwa pensiunan guru itu sempat dilaporkan hilang sebelum ditemukan tewas mengapung di sungai.
"Sebelum ditemukan meninggal, korban dilaporkan oleh anaknya hilang dari rumah. selama dua hari. Berita kehilangan korban diumumkan di media sosial Facebook," imbuhnya.
Kapolsek Asakota, Iptu Mirafuddin, menjelaskan polisi masih mengidentifikasi sosok mayat yang ditemukan mengapung di sungai perbatasan Kelurahan Ule dan Melayu itu. Namun, ia tak menampik bahwa pihak keluarga telah mengenalinya.
"Masih diidentifikasi. Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Bima oleh tim Inafis Polres Bima Kota untuk dilakukan pemeriksaan medis luar," pungkas Mirafuddin. (red).

Posting Komentar