Sejumlah Lokasi di Bima Lakukan Peletakan Batu Pertama P3-TGAI, Petani Sampaikan Terima Kasih Kementerian PUPR
Bima, Sekilasinfontb.net.- Sejumlah lokasi areal pertanian di wilayah Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mulai lakukan pengerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 - TGAI) Tahun anggaran 2026.
Dari 144 lokasi yang ada berdasarkan data, ada beberapa titik yang sudah mulai lakukan peletakkan batu pertama seperti di Desa Dore dan Nata Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, dan Desa Donggobolo dan Risa Kecamatan Woha.
Ketua Kelompok Tani So' Limbu Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima M. Said menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Dinas PUPR RI atas program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 - TGAI) yang telah sampai di petani.
"Hari ini dilakukan peletakkan baru pertama menandakan dimulainya pekerjaan P3-TGAI di desa kami ini," ujar Said. Rabu, 12 Juli 2026.
Pelatakkan batu pertama dihadiri langsung oleh kelompok tani, juga pemerintah Desa, Babinkantibmas, Babinsa, Pengawas dan pelaksana dari kementerian PUPR. Kepala Desa menilai program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung program ini agar bermanfaat bagi petani," kata Kepala Desa Nata Kecamatan Palibelo Muh. Sukijo.
PPK OP SDA IV wilayah Bima Ir. Syamsuddin, ST., MT menyampaikan, kehadiran para pemangku kepentingan setiap wilayah mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan akuntabel.
"Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program strategis yang berfokus pada peningkatan fungsi jaringan irigasi berbasis partisipasi masyarakat," kata dia.
Lebih lanjut disampaikan bahwa P3-TGAI sebanyak 144 titik tersebar di wilayah Bima. bukan hanya sekadar program pembangunan fisik saluran irigasi, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam meningkatkan manfaat air bagi pertanian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
"P3-TGAI bukan sekadar membangun saluran irigasi, tetapi membangun manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat." kata dia.
Program P3-TGAI sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung ketahanan pangan melalui perbaikan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier berbasis partisipasi petani.
Dengan pelaksanaan yang terencana dan pengawasan yang ketat, diharapkan seluruh kegiatan pada TA 2026 dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat, harap dia. (red).


Posting Komentar